Minggu, 16 Desember 2012

Indah Itu Hari Ini



“Ais……” aku mulai mendengar suara itu, suara asing namun, aku yakin aku mengenal suara itu. Meski tak terdengar jelas hanya lirih begitu tapi ketulusan yang memanggil. Rasanya ingin menoleh, keraguan merasuk dalam hati kubiarkan saja dengan tingkah yang tidak bermaksud untuk tak acuh.
“Ais…..” aku mendengar suara itu lagi, sekarang lebih jelas dan tegas. Dan itu terjadi tepat
didepan panggung itu. Pertanyaan ternyata muncul dari sosok yang sering memanggil.
“Bagaimana pendapat Mbak Ais tentang surah Ar – Rahman?” sejenak aku belum berani untuk menjawab, aku berpikir mengapa dia bertanya tentang ini. Tak ada pertanyaan lain kah selain ini? Sebagai sosok yang memang sudah dipercaya aku mulai berpikir jernih kembali. “Apa yang mas inginkan dari jawaban yang akan saya sampaikan?” aku tak habis piker ku akali pertanyaan itu dengan pertanyaan kembali. Ya robb sungguh telah aku berikan rahasia ini hanya kepada_MU.
Dibalik hijab itu semua terdiam dengan jawaban yang mungkin bisa jadi adalah sebuah jawaban yang mengambang. Aku selesaikan saja untuk hari ini , aku berikan sepenuhnya kembali kepada perkumpulan remaja masjid itu. Dan dibalik hijab itu aku keluar dengan rasa yang mengambang. Aku yakinkan untuk melangkah dan kumantapkan hati untu berjalan.
“Aku akan berikan surah Ar – Rahman ini untukmu!” dari hari itu dan sampai hari ini kembali. Aku diam dan tak berani berkata.


Ya Robb jika hari ini adalah hari yang ENGKAU ridhoi
kupasrahkan dan kuserahkan semua hanya kepada_MU.
Sang Pencipta yang memiliki Ar-Rahman
untuk hari ini aku bersujud dan bertasbih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar